Pasca Didaulat Sebagai Ketua Umum Perkemi

Pasca Didaulat Sebagai Ketua Umum Perkemi

Beberapa hari lalu, Aswari terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Persaudaraan Beladiri Shorinji Kempo Indonesia (Perkemi) untuk periode 2018 2022. Dalam sambutan singkatnya, Aswari yang siap maju sebagai calon Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) itu berjanji akan kembalikan kejayaan beladiri Kempo, di Tanah Air ini bahkan di arena internasional.

Yang perlu kita tangkap, apa makna dari terpilihnya sebagai Ketua Umum Perkemi itu? Mencermati pidato sambutannya, arahnya jelas: sebagai Ketua Umum, dirinya menyadari sepenuhnya untuk mengemban amanah yang diterimanya. Dan janjinya untuk mengembalikan kejayaan Kempo itu juga menggambarkan dirinya merasa bertanggung jawaban secara moral untuk memberikan dedikasinya kepada cabang olah raga yang digelutinya selama ini. Aswari merasa mendapatkan penghormatan karena dedikasinya pada beladiri Kempo sehingga namanya melambung di berbagai arena turnamen Kempo di dalam negeri ataupun dunia.

Yang perlu kita catat lebih jauh, jika Allah kehendaki terpilih sebaigai G-1 Sumsel, apakah hanya cabang bela diri Kempo yang akan dimajukan? Sebagai Kepala Daerah, seorang Aswari tentu akan bersikap bijaksana. Di satu sisi, memang akan terpanggil untuk mengembangkan beladiri Kempo ini sampai berjaya kembali.

Tapi, sebagai sang pemimpin, Bupati Lahat dua periode itu juga akan terpanggil untuk memajukan beragam cabang olah raga lainnya. Jatidiri atlet itu akan mendorong kecintaannya terhadap seluruh cabang olah raga, tanpa membedakan. Ini berarti, ada prospek besar (perkembangan) dunia olah raga di wilayah Sumsel di bawah kepemimpinannya.

Niat dan tekad untuk memajukan dunia olah raga berkonsekuensi positif. Yaitu, Pemerintah Provinsi Sumsel akan proaktif mencari tunas-tunas muda yang menyukai dunia olah raga. Pencariannya serius dan itu pasti terkait dengan pembinaan yang terencana, bahkan kemungkinan arena-arena pusat pelatihan. Tidak tertutup kemungkinan, akan terbangun juga sarana olah raga dan wisma atlet.

Semua itu perlu alokasi anggaran. Konsekuensi itu akan diterjemahkan ke dalam kebijakan, minimal, sikap politiknya yang pro pemuda dan olah raga. Bagi Aswari, keberpihakan pada kepentingan dunia pemuda dan olah raga akan mendorong kebangkitan kaum muda di tengah Sumsel, sehingga tak akan ada cerita pemuda nganggur, terlibat kriminal dan lain-lain yang bersifat negatif.

Itulah makna pembinaan untuk kaum muda sebagai generasi penentu masa depan. Jika negeri atau daerah bertekad maju, maka jangan abaikan peran dan keberadaan pemuda. Ketika keberpihakannya cukup kuat terhadap pemuda, maka mereka akan tampil agresif dan menjadi motor untuk misi perubahan besar bagi kepentingan Sumsel ini. Inilah refleksi penting dari keterpilihan seorang Aswari sebagai Ketua Umum Perkemi. Refleksi positif itu akan tampak jika Aswari diamanahi juga sebagai Gubernur Sumsel. Untuk itu kaum muda memang sudah tepat untuk memilih pasangan muda: Aswari-Irwansyah (ASRI), bukan pasangan yang lain. Untuk kemajuan Sumsel dari berbagai sektor.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: