Masalah Infrastruktur dan Ekonomi Sumsel, Aswari-Irwansyah Janji Perbaiki di 100 Hari Kerja

Masalah Infrastruktur dan Ekonomi Sumsel, Aswari-Irwansyah Janji Perbaiki di 100 Hari Kerja

Sudah dua pasar yang dikunjungi cawagub nomor urut 2, M. Irwansyah, mengeluhkan harga yang melonjak, pedagang sepi, dan infrastruktur yang buruk. Sehingga hal tersebut membuat harga-harga sulit terjangkau.

Seperti misalnya di kawasan Ogan Komering Ulu (OKU), Sumiati (64) pedagang sayur harus mengambil barang dagangannya di Martapura. Sementara ia tinggal di Peracak dan butuh waktu satu setengah jam lebih perjalanan untuk berjualan di lokasi ini.

“Kalau jalannya bagus kan kami enak, jalannya enggak rusak,” kata Sumiarti beberapa waktu lalu.

Selain infrastruktur, kebanyakan pedagang berharap adanya kenyamanan saat berjualan. Baik dari lokasi berjualan dan keamanan.

Masih di OKU, Hamdani penjual tempe menyampaikan rasa khawatirnya yang harus was-was berjualan di atas pukul 8 pagi bila ditertibkan oleh satpol PP.

“Saya yang penting jualan aman di pinggir sini. Kalau seperti kami kan pendapatannya sering tidak menentu. Jadi yang kami inginkan hanya itu, tidak ketakutan akan diusir atau ditertibkan,” ungkap pria 56 tahun ini.

Serupa, Titi (62) pedagang rampai di Pasar Prabumulih (Rabu, 7/3/2018) mengungkapkan kekesalannya terhadap janji pemerintah setempat yang tak kunjung terealisasi. Padahal lokasi saat ini dia berjualan tidak begitu menguntungkan dan tidak jarang sepi.

“Keadaan di sini (Pasar Tradisional Modern 2 Prabumulih) kan sudah berjalan empat tahun. Janji awal kan 1 tahun (relokasi ke gedung baru, Pasar Tradisional Modern 1 Prabumulih). Jangan buat kami (pedagang) terlalu menderita. Berjualan susah. Di sini sepi,” keluhnya pada Irwansyah.

Irwansyah mengungkapkan rasa sedihnya melihat kondisi kebanyakan pedagang saat ini. Jika terpilih, di seratus hari kerjanya nanti bersama Aswari, berjanji akan memperbaiki semua hal permasalahan yang sudah disebutkan di atas.

“Sudah dua daerah saya kunjungi dan kebanyakan mengeluhkan hal yang sama yaitu permasalahan infrastruktur. Perasaan saya sedih melihat kondisi mereka seperti itu,” kata Irwansyah yang juga pria berusia 34 tahun ini.

Selain itu, politisi sekaligus pengusaha muda ini mengatakan akan menciptakan lapangan pekerjaan dengan memaksimalkan peluang usaha, menciptakan entrepreuner baru melalui program One Kecamatan One Center for Entrepreneurship (OK OCE) Kito.

Ia melanjutkan, tidak hanya itu, perhatian akan diberikannya pada bidang sekolah dan kesehatan gratis, termasuk perbaikan infrastruktur agar harga kebutuhan bahan pokok terkendali.

“Bagi kami semua bidang tentu akan saling berkaitan. Namun fokus utama kami adalah soal infrastruktur dan ekonomi. Kalau jalan sudah mulus, pasar bagus, insyaAllah roda perekonomian rakyat akan terus bergulir,” sambungnya yang didukung partai Gerindra dan PKS di pilkada sumsel ini.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: