Dengarkan dan Laksanakan

Dengarkan dan Laksanakan

Ingin tahu mengapa masyarakat begitu mencintai Aswari Riva`i saat memimpin Lahat? Simpel jawabannya. Dengarkan aspirasi masyarakat, lalu segera laksanakan apa yang dikehendaki mereka. Dan kepemimpinan dia tunjukkan, tidak hanya menunggu masyarakat menyampaikan aspirasi, tapi berusaha mencari apa yang memang diinginkannya. Lalu, merancang-bangun bagaimana memberikan jawaban nyata kebutuhan masyarakat itu.

Tampaknya sederhana sikap seorang Aswari itu. Tapi dalam perspektif politik dan atau demokrasi itulah hakekat pemerintah. Ia tak hanya melayani cepat, tapi juga mencari informasi apa yang harus dilayani segera. Semua ini untuk mencapai kepuasan. Dan masyarakat selaku rakyat dan atau sang pemilik kekuasaan sesunguhnya memang harus dilayani. Teori kedaulatan rakyat ini ketika dilaksanakan memang bisa berbuah manis.

Di satu sisi, rakyat merasakan jatidiri pemerintah memang hadir, saat diperlukan ataupun setiap saat. Di sisi lain, Pemerintah diminta ataupun tidak memang harus proaktif untuk memperhatikan kepentingan rakyat. Itulah sejatinya sang pemimpin. Sikap proaktif inilah yang dirasakan rakyat Lahat, sehingga seorang Aswari memang pantas dicintai, digandrungi dan dielu-elukan saat pamitan kemarin.

Yang menarik, bukan hanya mendengar atau mencari masukan. Tapi, bagaimana harus segera melaksanakan amanah itu.

Perlu kita garis-bawahi, pelaksanaan itu perlu proses, waktu dan perangkat pendukung lainnya. Dan itulah keberpihakan nyata seorang pemimpin, yang terwujud dalam beragam kebijakan yang memang pro rakyat, bukan sekedar janji. Politik gincu bagi Aswari adalah perilaku politik yang sudah saatnya harus dijauhkan, sejauh-jauhnya.

Politik gincu hanyalah akan menyakiti rakyat. Itulah sebabnya, Aswari tak pernah mau mengumbar janji kosong. Dan sikap politik itu dibuktikan secara nyata ketika memimpin Lahat dua periode itu.

Komitmen politik Aswari itu layak diterapkan untuk Sumatera Selatan (Sumsel). Dengan prinsip kerja dengarkan dan laksanakan, insya Allah, Sumsel di bawah kepemimpinan Aswari Irwansyah akan segera bangkit. Sumsel akan menunjukkan mercusuarnya, secara ekonomi, pendidikan, kesehatan, bahkan sektor keamanan. Tak akan ada cerita lagi daerah rawan di tengah Sumsel. Pendekatannya, bukan menyerang kantong-kantong yang dinilai rawan itu, tapi meningkatkan kesejahteraan konkret. Kriminalitas itu terjadi karena keterdesakan ekonomi. Inilah yang akan dijawab secara nyata oleh pemimpin baru Sumsel: Aswari Irwansyah.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: