Aswari Riva`i: Dana Desa Harus Bisa Menunjang Perpustakaan

Aswari Riva`i: Dana Desa Harus Bisa Menunjang Perpustakaan

Sumatera Selatan terdiri dari empat kota, 13 kabupaten, 231 kecamatan dan 3.194 desa dan kelurahan. Seperti yang kita ketahui, pemerintahan desa – untuk misi percepatan pembangunan – kini mendapat anggaran APBN yang tidak kecil untuk setiap tahunnya.

“Dana desa harus dikelola secara akuntabel, bisa dipertanggungjawabkan dan sekaligus dapat memberikan manfaat nyata kepada masyarakatnya,” tegas Aswari Riva`i saat ditanya sejumlah awak media terkait komitmen pembangunan desa yang siap digalang lebih jauh ketika dirinya diberi amanah untuk memimpin Sumatera Selatan.

Konsentrasi pembangunan desa – lanjut Aswari yang kian diperhitungkan oleh lawan-lawan politiknya dalam bursa kepemimpinan Sumsel – memang arahnya infrastruktur (fisik), terutama irigasi sebagai penunjang kegiatan produksi sektor pertanian. Irigasi menjadi krusial karena dominasi ekonomi pedesaan memang sektor pertanian dalam arti luas, termasuk di antaranya perkebunan dan perikanan sebagaimana karakter dominan daerah Sumsel.

“Di tengah sektor pembangunan yang penting itu, pembangunan SDM melalui pendidikan juga menjadi prioritas,” tegas Aswari sembari jelaskan lebih jauh bahwa pengembangan perpustakaan bisa dialokasikan dari dana desa. Kepala Desa atau Lurah harus mengalokasikan dana desa untuk kepentingan program pencerdasan.

Karena itu – lanjut Aswari, Bupati Lahat dua periode (2008 – 2018) yang siap berlaga menuju Gubernur Sumsel – yang diperlukan adalah kesadaran dan kamauan politik Kepala Desa atau Lurah dalam hal pendidikan dan visi Sumsel Cerdas. Kesadaran ini akan membuat mereka memandang penting tentang peran penting perpustakaan.

“Kesadaran itu pula akan mendorong Kepala Desa atau Lurah terpanggil begaimana membangun perpustakaan yang baik, terkategori lengkap, berdaya guna dan menarik. Itu berarti, mereka akan merancang lingkungan perpustakaan yang nyaman dan membuat siapapun merasa betah ketika berada di perpustakaan. Hasilnya, insya Allah, bagus. Sangatlah mungkin, Sumsel akan tumbuh menjadi pusat unggulan ilmu,” tegasnya.*** (Abu Haikal).


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: