Aswari Riva`i: Angka Kematian Ibu di Sumsel Sungguh Memprihatinkan

Aswari Riva`i: Angka Kematian Ibu di Sumsel Sungguh Memprihatinkan

Pemerintah Sumatera Selatan mendatang punya tugas yang cukup berat. Dari sisi kesehatan saja, angka kematian ibu karena melahirkan sangat tinggi. Jika kita buka data, tahun 2007, Angka Kematian Ibu (AKI) mencapai 277 per 100 ibu melahirkan. Tahun 2008, mencapai 118 ibu yang meninggal. Tahun 2009 sebanyak 143 ibu, 2010 sebanyak 131 ibu. Dan tahun 2011 hingga 2013 mencapai 133 ibu, 149 dan 146 ibu yang wafat. Angka ini jelaslah sangat memprihatinkan.

Menjawab persoalan itu, Aswari Riva`i yang siap memimpin Sumsel menilai,
kejadian itu merupakan akibat dari kaum ibu hamil yang tidak mengetahui proses kehamilan sampai persalinan yang sehat. Masih banyak warga yang belum memanfaatkan tenaga medis, seperti bidan desa untuk membantu kelahiran anak.

Dan memang lanjut Aswari Riva`i mengutip catatan Himpunan Obstetri Ginekologi Sosial Indonesia (HOGSI) sebagian besar kematian ibu yang melahirkan tersebut karena mengalami pendarahan, infeksi, dan kehamilan dengan hipertensi (darah tinggi) yang semuanya bisa mengakibatkan kematian.

“Untuk menekan AKI, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel mendatang haruslah mensosialisasikan cara-cara yang tepat sesuai dengan standar kesehatan,” ujar Aswari yang sangat committed untuk program kesehatan sebagai prasyarat menuju Sumsel yang cerdas dan sehat. Kalau tidak lanjutnya lagi akan sulit bagi Sumsel untuk mencapai Millennium Development Goals atau MDGs. Dalam kaitan ini, bagaimana pun, program imunisasi di tengah Sumsel harus jauh lebih digalakkan. Dan insya Allah ketika masyarakat Sumsel mengamanahkan saya untuk memimpin Sumsel ini, maka problem kesehatan seperti kematian ibu saat melahirkan harus ditekan semaksimal mungkin.*** (Abu Haikal).


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: